Mari Menulis, salah… Mari mengetik
Lama tidak menulis. Lebih tepatnya lama tidak mengetik.
Saat perjalanan pulang dari Pantai Kwaru dalam rangka melaksanakan tugas kuliah, saya duduk di bus sambil termenung. Untuk apa saya berada di dalam bus ini? Untuk apa saya pergi ke Kwaru? Untuk apa saya kuliah? Untuk apa saya menulis, salah… untuk apa saya mengetik? Sempat bingung, untuk saja tidak tersandung. Untuk apa semuanya?
Banyak orang berpikir bahwa dalam hidup ini banyak hal-hal yang tidak berguna untuk dikerjakan. Apa iya? Tidak salah tidak benar. Berpikiran seperti itu adalah keabsahan hakiki masing-masing manusia. Termasuk menulis, menulis juga merupakan hal yang sangat sah untuk dilakukan. Dan untuk menyalurkan nafsu hakiki kita, mari menuis. Jangan takut salah, salah adalah teman untuk mencumbu si benar. Jadi mari menulis, salah… Mari mengetik.
Ngomong-ngomong saya belum mengerjakan laporan, ah untuk apa. Mari menulis, salah… Mari mengetik.
